UAS - Percobaan Gunung Berapi


PERCOBAAN LETUSAN GUNUNG BERAPI BUATAN


Image result for percobaan gunung merapi meletus 



Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk dapat mengetahui atau mengenal peristiwa alam yang terjadi di sekitar kita. Banyak sekali eksperimen atau percobaan yang dapat kita lakukan yang dapat lebih menarik minat anak dalam proses ia belajar. Salah satu eksperimen atau percobaan IPA adalah membuat percobaan letusan gunung berapi buatan sangat menarik untuk dilakukan di sekolah dasar.
Karena dalam percobaan itu terdapat nilai pendidikan dan juga nilai hiburan. Dalam pendidikan tampak bahwa reaksi kimia antara cuka dengan soda kue, dan juga percobaan ini lebih menarik minat anak agar mau belajar. Percobaan ini merupakan cara kita dapat meniru peristiwa alam yang terjadi berupa gung meletus dan ini adalah salah satu contoh yang dapat kita lakukan untuk menjelaskan kepada anak baimana gunung berapi dapat meletus.


Gunung berapi buatan

Cuka atau asam asetat memiliki rumus kimia C6H8O7, cuka merupakan larutan bersifat asam yang sangat mudah di temukan. Sedangkan soda kue atau natrium bikarbonat memiliki rumus kimia Na2CO3 yang bersifat basa, soda kue banyak digunakan untuk memasak kue agar kue dapat mengembang.

Percobaan membuat gunung sangat mudah dan tidak membutuhkan bahan yang mahal sehingga kita dapat melakukannya dengan mudah.


Alat dan bahan
Alat
Botol plastik
Sendok makan
Baskom untuk mengaduk adonan bubur koran
Alas untuk gunung berapi buatan

Bahan
Cuka
Soda kue atau baking soda
Cat poster warna merah
Koran
Air
Lem kayu
Cat air warna coklat

Langkah kerja pembuatan gunung berapi buatan
1. Campur air koran dan lem kayu
2. Aduk hingga merata
3. Bentuklah bubur koran tersebut menyerupai bentuk gunung
4. Berilah lubang di ujung gunung buatan dan masukkan botol plastik kedalam gunung sebagai tempat keluar buih
5. Tunggu sampai gunung buatan kering dan cat menggunakan cat air coklat
6. Campur cat poster warna merah dengan air
7. Tuangkan cuka ke dalam lubang gunung buatan
8. Masuk kan campuran cat air kedalam lubang gunung buatan
9. Masukkan baking soda kedalam lubang gunung buatan
10. Perhatikan apa yang terjadi

Yang terjadi adalah buih keluar dari ujung lubang mirip seperti magma gunung berapi. Semakin banyak cuka dan soda kue yang diberikan akan semakin banyak pula buih yang dihasilkan. Jika ingin menggunakan cuka dan baking soda lebih banyak sebaiknya lubang di ujung gunung dibuat lebih dalam agar dapat menampung cairan yang lebih banyak.
Reaksi antara cuka dan soda kue menghasilkan gas karbondioksida yang menyebabkan timbulnya buih-buih. Percobaan ini mencontohkan bagaimana gunung berapi dapat melebus fenomena letusan gunung berapi terjadi karena adanya tekanan gas dari perut bumi yang kuat hingga mendorong magma keluar. Selain magma, ada material lainnya yang juga keluar dari gunung berapi. Material itu adalah gas vulkanik, awan panas, lava, lahar, dan hujan abu. Gas vulkanik adalah gas yang tersusun dari berbagai zat, seperti karbon monoksida, karbon dioksida, sulfur dioksida, hidrogen sulfida, dan nitrogen. Kerena zat ini berbahaya bagi kesehatan kita tidak boleh mengghirupnya. Pada saat gunung meletus kita pun bisa melihat awan panas di sekitar puncak gunung. Awan panas sebenarnya berupa material yang mengalir dari puncak gunung. Terdapat batuan pijar yang sangat panas dan material lain yang memiliki suhu hingga 600 derajat Celcius bahkan lebih. Awan panas ini bisa menyebabkan kematian pada makhluk hidup dan merusak bangunan. Magma yang keluar dan mengalir ke permukaan gunung disebut lava. Terdapat dua jenis lava, yaitu lava encer dan lava kental. Lava yang encer akan mengalir menuju arah sungai dan mengikuti alirannya, sedangkan lava yang kental akan membeku. Nantinya, lava yang kering dan membeku inilah yang akan membentuk berbagai macam  batuan. Lahar adalah aliran material vulkanik yang berupa campuran pasir, batu, dan kerikil. Aliran lahar ini akan mengikuti curah hujan, semakin tinggi curah hujan, semakin tinggi pula intensitas aliran lahar. Ketika terjadi letusan gunung berapi, akan terjadi hujan abu di daerah sekitar gunung. Bisa jadi menuju daerah lain tergantung arah hembusan angin. Disebut hujan abu karena memang abu vulkanik inilah yang disemburkan ke udara dan kembali ke tanah seperti hujan. Kita sebaiknya menggunakan masker karena abu vulkanik ini bisa berbahaya untuk kesehatan, terutama pernafasan.
Oleh karena itu pada saat terjadi bencana letugas gunung berapi masyarakat dihimbau untuk dapat menjahui area atau lingkungan sekitar gunung berapi karena berbahaya untuk kesehatan dan juga dapat mengganggu keselamatan mahluk hidup termasuk manusia. Tetapi terjadinya letusan gunung berapi tidak hanya membawa pengaruh atau dampak negatif, banyak juga dampak potitif yang dapat kita rasakan setelah terjadinya fenomena gunung meletus ini, antara lain:
  1. Tanah yang dilewati oleh abu vulkanis akibat meletusnya gunung api tersebut, membuat tanahnya menjadi subur dan sangat baik untuk bercocok tanam. Bagi penduduk sekitar yang bekerja menggarap lahan untuk ditanami berbagai tanaman sayur atau lainnya, hal ini akan membawa keuntungan
  2. Pembangkit listrik baik didirikan di wilayah yang sering mengalami letusan gunung
  3. Timbulnya mata air yang mengandung banyak mineral. Mata air ini biasa disebut dengan makdani
  4. Membuka lapangan pekerjaan baru untuk warga sekitar pegunungan yaitu sebagai penambang pasir. Materi vulkanik dari gunung berapi yang berupa pasir dapat dijual dengan harga yang tinggi dan membantu perekonomian warga
  5. Jenis jenis hutan yang rusak akibat letusan, akan cepat digantikan dengan pepohonan baru yang tumbuh membentuk suatu ekosistem baru
  6. Berpotensi terjadi hujan orografis di daerah vulkanis
  7. Batu yang meluap tatkala terjadi letusan gunung api berguna untuk bahan bangunan
  8. Dampak meletusnya gunung api adalah munculnya geyser atau sumber mata air panas yang bagus untuk kesehatan kulit.
  9. Menjadikan tanah sekitar letusan gunung tambah subur
10. Menghasilkan batu dan pasir bermutu baik untuk bahan bangunan
11. Energi panas yang berasal dari bumi berguna untuk pembangkit tenaga listrik
12. Sumber mineral, diantaranya gypsum, belerang, zeolit, dan lainnya
13. Sumber mata air bagi pertanian, peternakan, dan sebagainya

Sangat Mudah bukan, percobaan ini aman dilakukan oleh anak dan bahan yang mudah. Dengan adanya percobaan ini anak dapat mengerti bagaimana gunung berapi dapat meletus dan juga menggugah minat anak agar tertarik belajar mengenai fenomena alam yang terjadi.
Selamat mencoba.


No comments:

Post a Comment